Kam. Okt 29th, 2020

Pantau News

Aktual dan Terpercaya

Bang Del: Membangun Kota yang Layak, Mimpi si Bujul Abah Jadi Walkot

PANTAUNEWS.COM – Pemerintahan kota yang layak harus mampu menjalankan program yang dijanjikan saat kampanye. Walikotanya tidak terlibat praktik amoral, apalagi terganjal kasus hukum, sehingga roda pemerintahan terganggu atau tidak berjalan efektif.

Walikota bertanggung jawab memfasilitasi kota dengan sarana dan prasarana yang mendukung kehidupan, bisnis, dan lingkungan hidup.

Kota yang ideal harus dilengkapi dengan social economy antara lain sekolah, rumah sakit, jalan, air bersih, listrik, perumahan, pasar, drainase, serta pengelolaan sampah dan limbah. Lalu didukung business facility seperti jalan industri, kawasan industri, pelabuhan kapal dan ekspedisi, bandar udara, dan terminal bus. Selain itu perlu keberadaan public area semisal alun-alun, taman kota, gelanggang remaja, stadion olahraga, taman bermain anak, dan jaringan internet gratis di pusat keramaian.

Baca Juga:  Fenomena Pemilu dan Pilkada, "Lawan Jadi Kawan, Kawan Jadi Lawan"

Dumai yang letaknya strategis berdekatan Malaysia dan Singapore serta di lintas Sumatera sangat prospek sebagai daerah transit lewat pengembanga pelabuhan ekspedisi dan ekspor, jalan tol, Bandara Pinang Kampai, serta transportasi darat. Keberadaan perkebunan kelapa sawit dan industri crude palm oil, kilang pengolahan minyak dan gas, serta aneka industri menuntut hadirnya jalan arteri khusus untuk jalur industri.

Walikota harus melakukan pemberian IMB bagi setiap rumah, rumah ibadah, serta sertifikasi status tanah pribadi yang tidak bersengketa secara cuma-cuma hingga berbiaya sangat murah, sehingga menimbulkan rasa kebanggaan sebagai warga Dumai, karena memiliki kekayaan untuk kelangsungan hidup yang legal dan diakui negara.
Dumai sebagai kota berwilayah terluas ke-3 di Indonesia harus menuju green city dan smart city sebagai rumah bersama yang berbahtera (berbudaya, berkah, dan sejahtera).

Baca Juga:  Disebut Hendak Nyapres di 2024, Gatot Nurmantyo Bilang Begini

Parameter berbudaya bisa terlihat dari partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Keberkahan bisa dilihat dari kemaksiatan yang ada serta dari tingkat kriminalitas dan pelanggaran hukum yang terjadi. Sedangkan kesejahteraan bisa ditakar dari tingkat kemiskinan, pengangguran, tingkat pendidikan, serta tingkat kesehatan dan angka kematian.

Semoga Dumai dititipi Allah SWT walikota yang mumpuni menjadikan kota semakin berbenah lewat Pilkada mendatang. Inshaa Allah.

Salam Sang Perantau,
BANG DEL

Ditulis Oleh: H. Delyuzar Syamsi, SE, MBA

Penulis adalah seorang lecturer, asesor dan Director di PT Induk Harta Insan Karimah

banner 300250

Kategori