banner 300250

Kategori

02/12/2020

Pantau News

Aktual dan Terpercaya

Antrian Panjang, Jalan Purnama Menuju Lubuk Gaung Lumpuh Total

PANTAUNEWS.COM – Kemacetan panjang yang terjadi disepanjang jalan di Kelurahan Purnama menuju kawasan industri di Lubuk Gaung lumpuh total. Pantauan dilapangan, kemacetan bukan hal yang baru di kawasan padat pemukiman masyarakat, disebabkan adanya pengerjaan jalan di Jalan Cut Nyak Dien, tepatnya di Simpang Bugis, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Rabu, 11/11/2020, sekitar pukul 17.00 WIB.

Informasi yang terangkum, sejak dari pukul 14.00 WIB, terjadi kemacetan lalu lintas dan mungkin ini terparah. Tidak diketahui, berapa jumlah kendaraan yang terjebak macet. Ironisnya, tidak satupun petugas yang terlihat mengatur lalu lintas baik Dinas Perhubungan Kota Dumai maupun Polantas.

Salah satu warga berhasil diwawancarai mengatakan, bahwa kejadian sudah sejak beberapa hari yang lalu terjadi kemacetan cukup panjang.

Baca Juga:  Wakil Bupati Rohil Tinjau Posko Crisis Center Corona

“Sejak didekat Jalan Simpang Bugis ini diperbaiki, jalan jadi macet. Parahnya, mulai siang hingga malam, terjadi kemacetan yang cukup panjang,” kata warga Win.

Tampak mobil bertonase besar berjejer menunggu antrian untuk lewat, akibatnya terjadi antrian yang cukup panjang. Karena kendaraan pribadi baik roda empat maupun roda dua juga ikuti melintasi jalan tersebut.

Kendaraan yang hanya bisa melaju perlahan-lahan, tampak pengguna jalan merasa resah. Antrian yang cukup membahayakan tanpa dikawal pengatur jalan, nampaknya ini akan menjadi persoalan dan bahkan mengundang korban jiwa.

Mobil bertonase yang seharusnya tidak melintasi permukiman padat penduduk dengan belum rampungnya Jalan Lintas Parit Kitang, masyarakat sangat berharap Pemerintah Kota Dumai untuk serius menyikapi persoalan ini.

Baca Juga:  Bupati Rohil Blusukan di Pasar Central Bagansiapiapi

“Jika ini tidak cepat disikapi, akan menjadi persoalan baru. Apakah pihak perusahaan yang salah atau pemerintah daerah tidak mampu,” tukasnya.

Penulis: Aan Heru Saputra

Editor: Edriwan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *