Kategori

29/02/2024

Pantau News

Aktual dan Terpercaya

71 Kasus Gagal Ginjal Akut di Jakarta, Begini Riwayat Penyakitnya

Ilustrasi Gagal Ginjal Akut (Net)

Ilustrasi Gagal Ginjal Akut (Net)

PANTAUNEWS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta melaporkan penambahan jumlah kasus gagal ginjal akut misterius sebanyak 71 orang. Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi, pasien gagal ginjal akut memiliki riwayat penyakit demam hingga infeksi saluran pencernaan yang membuat mereka mengonsumsi obat-obatan.

“Kalau dari jenis sakitnya sebelum anak-anak ini minum obat kemudian alami gangguan ginjal akut adalah jenis penyakitnya ada gejala demam, ada juga infeksi saluran cerna,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam konferensi pers virtual, Kamis, 20/10/2022.

Selain itu, Dwi menuturkan sejumlah pasien menampakkan gejala penurunan kesadaran serta gangguan saluran pernapasan, seperti batuk dan flu.

Baca Juga:  Rumah Ibunda Mahfud Didatangi Massa, FPI: Jangan Kaitkan Habib Rizieq!

“Selain itu, ada gejala penurunan kesadaran, gangguan saluran napas. Mungkin ini bentuknya batuk, flu, dan sebagainya,” ujarnya.

Dinkes DKI meminta seluruh pihak menunda memberi obat sirup sambil menunggu hasil identifikasi lebih lanjut mengenai kandungan zat yang diduga menjadi penyebab gagal ginjal akut. Dwi juga meminta para orang tua menjaga anak-anaknya agar tak terpapar penyakit yang membuatnya harus meminum obat sirup.

Penjelasan Lengkap BPOM Soal 5 Obat Sirup Terkontaminasi Etilen Glikol

“Jadi proses yang lalu sebelum kita identifikasi lebih lanjut tentang potensi salahnya dari kandungan bahan obatnya dalam bentuk kemasan sirup, kita tentu penyakit yang menyebabkan anak ini banyak minum obat ini yang harus dicegah. Berarti jangan sampai sakit karena kalau sakit harus minum obat,” ucapnya.

Baca Juga:  Chelsea Akan Datangkan Tiga Pemain Lagi

“Tentu kalau terlanjur sakit saat ini pilihan obatnya yang bukan sirup. Itu pesannya,” tandasnya.

71 Kasus Gagal Ginjal Akut di Jakarta, 40 Meninggal

Sebagaimana diketahui, 85 persen dari 71 kasus gagal ginjal akut di DKI Jakarta diidap oleh bayi di bawah lima tahun (balita).

“Data sementara yang sudah masuk dan kita olah dari Januari sampai 19 Oktober kemarin itu ada 71 kasus yang terlaporkan. 60 Kasus atau 85 persen adalah usia balita dan 11 kasus atau 15 persen adalah usia 5-18 tahun,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Labkesda DKI Jakarta di Rawasari, Jakarta Pusat, Kamis, 20/10/2022.

Widyastuti menyampaikan, hingga saat ini, sebanyak 40 kasus gagal ginjal akut misterius dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan 16 kasus tengah menjalani perawatan.

Baca Juga:  Selama Ramadhan dan Pandemi Covid-19, Shopee Catatkan Tren Belanja Utama

“Status terakhirnya 40 meninggal. 16 Perawatan, sedang dirawat saat ini dan jenis kelamin sebagian besar laki-laki,” ujarnya.

Lebih lanjut Widyastuti memerinci dari 71 kasus, 35 orang berdomisili di DKI Jakarta. Sedangkan sisanya di luar Jakarta.

“Kemudian wilayah domisili dari 71 kasus tadi 35 berdomisili di DKI Jakarta, 9 Banten, Jawa Barat 16 kasus dan di luar Jabodetabek 7 kasus,” tandasnya. ***

Sumber: Detik.com

Editor: Edriwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *